Risale-i Nur Külliyatı [email protected]

Söz Kesembilan

5 dilihat

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّح۪يمِ

فَسُبْحَانَ اللّٰهِ ح۪ينَ تُمْسُونَ وَح۪ينَ تُصْبِحُونَ

Maka bertasbihlah kepada Allah pada waktu petang dan waktu pagi. (QS. Ar-Rum: 17)

Tentang Shalat Lima Waktu

Shalat lima waktu adalah mi'rajnya setiap mukmin. Pada setiap waktu shalat, terdapat rahasia dan hikmah yang mendalam.

Subuh: Waktu fajar melambangkan awal penciptaan. Shalat subuh adalah pengakuan atas kuasa Allah yang menciptakan siang dari kegelapan malam.

Dzuhur: Matahari di puncak langit melambangkan puncak nikmat. Shalat dzuhur adalah ungkapan syukur atas nikmat yang berlimpah.

Ashar: Mulai condongnya matahari melambangkan menjelangnya akhir. Shalat ashar mengingatkan bahwa segala sesuatu akan berakhir.

Maghrib: Tenggelamnya matahari melambangkan kematian dan perpisahan. Shalat maghrib adalah perenungan atas sifat fana dunia.

Isya: Gelapnya malam melambangkan kain kafan yang menutupi segala keindahan dunia. Shalat isya adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

Setiap waktu shalat adalah jendela yang terbuka ke alam keabadian. Melaluinya, seorang mukmin berdialog langsung dengan Penciptanya.

⬇ Gulir Otomatis
📝 Catatan Saya 0 catatan

Pilih teks lalu tekan tombol "Catatan" untuk menambahkan catatan.

Pengaturan
Tema
Ukuran Font
Ketebalan Font
Ukuran Font Arab
Spasi Baris

Mode Fokus
Sembunyikan sidebar
Gulir Otomatis
Halaman bergulir sendiri
Kecepatan