بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّح۪يمِ
اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِن۪ينَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ بِاَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, jiwa dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. (QS. At-Taubah: 111)
Jual Beli dengan Allah
Ayat mulia ini menawarkan sebuah transaksi yang sangat menguntungkan. Untuk memahami transaksi ini, kami akan menjelaskannya dengan sebuah perumpamaan:
Seorang raja memberikan kepada dua orang rakyatnya masing-masing sebuah ladang. Di ladang itu terdapat pabrik, mesin, gudang, dan berbagai peralatan. Namun karena masa perang, semua itu bisa rusak dan hancur.
Raja berkata: "Juallah ladang itu kepadaku, aku akan menjaganya untukmu. Jangan biarkan ia rusak sia-sia. Setelah perang berakhir, aku akan mengembalikannya kepadamu dalam bentuk yang jauh lebih baik. Dan sebagai gantinya, aku akan membayarmu dengan harga yang sangat tinggi."
Orang pertama menjual ladangnya dan menikmati berkah dari transaksi itu. Orang kedua menolak dan akhirnya kehilangan segalanya ketika perang berakhir.
Makna Perumpamaan
Wahai saudaraku! Jiwa dan harta yang engkau miliki adalah amanah dari Allah. Jika engkau menyerahkannya di jalan-Nya, engkau akan mendapatkan surga sebagai gantinya. Dan di dunia ini pun, amanah itu akan terjaga di bawah perlindungan-Nya.